Minggu, 16 Oktober 2016

Beli Baju Hits atau Jahit Sendiri

Shopping yuk...
Ajakan yang sangat sulit untuk ditolak, ya kan?

Siapa yang bisa nolak coba?, kecuali kalo dompet lagi kosong sih, hehe.

Shopping  adalah salah satu aktivitas menyenangkan (terutama untuk kaum hawa), meskipun kadang menuai penyesalan di akhir sih. Penyesalan karena jatah bulanan menjadi berkurang bahkan sering jadi tak terkendali. Apalagi penyebabnya kalo bukan kalap karena pemandangan sale yang bertebaran dimana-mana. Meskipun tidak kita butuhkan, tapi tetap tak kuasa menahan nafsu belanja yang terlalu besar.

Saya termasuk yang suka shopping, liat koleksi-koleksi baru di akun-akun olshop terupdate yang bawaannya bikin ngiler hampir setiap hari saya lakukan. Nemplok sana-nemplok sini, buka akun ini-buka akun itu, bandingin harga ini-bandingin harga itu, hampir tiap hari. Lalu beli? Enggak, Cuma liat aja alias window shopping haha. Belinya nanti aja kalo udah nemu yang harganya pas dan udah merasa butuh banget.

Model-model baju terbaru kadang bikin ngeces dan gak kuat nahan nafsu belanja. Tren kekinian menjadi patokan model pakaian yang dianggap hits. Seakan menjadi manusia purba jika tak mengikuti tren yang ada. Hampir punah donk ya, ehehe. Alhasil tren ini seakan jadi pemandu gaya busana manusia kekinian saat ini. 

Kalo saya terakhir kali beli di online shop milik pacarnya teman kuliah saya. Itupun setelah memantau berminggu-minggu dan harganya gak turun-turun juga. Yaudah, pas ada uang langsung beli hehe.

Belanja online itu susah-susah gampang, apalagi untuk barang fashion. Seringkali gambar yang ditampilkan di akun penjual beda dengan aslinya, bahkan tak jarang jauh di bawah ekpektasi. Salah satu penyebabnya adalah efek dari pengambilan gambar yang berulang atau screenshot yang dilakukan online shop secara acak tanpa memperhatikan kualitas foto.

Untuk mengatasi hal semacam ini salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jenis kain yang biasanya tertera di keterangan gambar. Meskipun tidak semua jenis kain adalah sama, setidaknya kita bisa memperkirakan bagaimana tampilan model pakaian dengan jenis kain tersebut. Dan apakah sesuai dengan gambar yang ditampilkan atau tidak. Setelah itu tinggal Anda yang tentukan, lanjut membeli atau bikin sendiri ajah.

Loh kok bikin sendiri?
Iya, kalo bisa beli kenapa gak bisa bikin sendiri? Toh hasilnya gak jauh beda, bahkan bisa dikombinasikan dengan kreasi sendiri. Meskipun tidak dengan bahan yang sama seperti di gambar olshop, tetapi kenyamanan menjadi hal lain yang patut dipertimbangkan. Baju yang dibuat sendiri dengan bantuan penjahit memiliki ukuran yang bisa disesuaikan dengan tubuh karena melalui proses pengukuran sebelum proses penjahitan. Pastinya lebih enak dipakai donk?!

Selain itu, kebanggaan memakai pakaian yang limited edition itu rasanya beda, tasty banget hehe. Feel-nya beda dengan ketika mengenakan pakaian yang dibeli di pasaran. Kemungkinannya banyak banget buat ketemu kembaran di jalan, dan It’s BIG NO.

Kalo saya sendiri lebih suka bikin sendiri dengan motif dan bahan kain pilihan sendiri. Selain karena saya gak suka punya banyak kembaran, ukuran lengan saya juga tidak sesuai dengan ukuran standar baju yang ada. Kalaupun ada ukuran lengan yang cocok, kebanyakan adalah untuk ukuran badan ang jauh lebih besar, hiks.

Untungnya juga, tetangga saya jago jahit dan hasil jahitannya cocok dengan selera saya dengan harga yang sangat bersahabat. Jadi tidak perlu jauh-jauh belanja lagi. Cukup beli kain, sodorkan model jahitan dan bahan, tunggu jadi aja deh. Soal harga total, sejauh ini tidak berbeda jauh dengan harga baju jadi di pasaran. Apalagi untuk ukuran badan saya yang lurus tanpa lebihan kanan kiri seperti ini. Murah meriah deh :) .

Hits? Gak perlu sama dengan trendsetter. Just show your style and you’ll be a trendsetter :) .
Ini ceritaku, mana ceritamu?


5 komentar:

Beby mengatakan...

Aku suka dua duanya sik. Hahah.. :D

Tapi sekarang uda mulai nerapin hidup minimalis. Jadi uda gak beli beli baju lagi.

vira elyansyah mengatakan...

Sempet kepikiran buat bikin sendiri, tapi setelah dihitung beli bahan dan ongkos jahitnya malah jauh lebih mahal :'D waduuuh tekor

Unknown mengatakan...

Hihihi
Emang kudu dikontrol mbak :)

Unknown mengatakan...

Hihi
Tergantung model dan jenis kainnya juga ya mbak :)

Salaminzaghi mengatakan...

gw si tergantung. kalo tukang jahitnya handal, ya gw sama dia. cumen klo tukang jaitny jait gak benet. udah dah beli aja dahh :D

btw, salam kenal ya/

salaminzaghi.com